shio to peppaa

Do not count your blessings; substract them.

Ramadhan, youkoso!


Bismillah,

Ramadhan tinggal menghitung hari, semoga umur kita sampai ke Ramadhan tahun ini, aamiin.

Berawal dari melihat aktifitas-aktifitas teman-teman saya di Tokyo dan sekitarnya dalam rangka menyambut Ramadhan, jadi terinspirasi untuk membuat hal yang serupa untuk anak-anak saya, Kakak Awal dan Kiku.
Oh ya, saya lihat teman-teman yang tinggal jauh dari Tanah Air justru lebih bersemangat menyambut bulan suci Ramadhan ketimbang yang di Tanah Air (termasuk saya, hiks). Kalau saya perhatikan, newsfeed yang datang dari dalam negeri cenderung ramai menyambut lebarannya, seperti sharing tautan resep kue lebaran, tempat beli kue lebaran, pakaian lebaran, dan sejenisnya, hehe.

Ok, kembali ke topik utama. Berbeda dengan Kakak Awal yang amat sangat senang dengan datangnya bulan Ramadhan karena hobi gak makan :((, Kiku, anak kedua saya, benar-benar hobi makan. Seringkali saya sampai harus stop makannya supaya tidak terlalu banyak. Oleh karena itu, untuk anak yang kedua ini perlu memutar otak lebih supaya mau diajak belajar berpuasa tahun ini.

Goodie Bag

Goodie Bag

Dari berbagai ide menyiapkan anak-anak supaya lebih bersemangat untuk belajar melaksanakan ibadah puasa yang berseliweran di dinding Facebook saya, saya memilih untuk mencuri ide “Goodie Bag”-nya Lizsa sensei (gambar kiri). Kiku, saya minta menulis apa saja yang dia mau sebagai hadiah bila berhasil puasa satu hari penuh. Saya intip permintaannya banyak sekali, hehe, dari mulai minta beliin mainan, buku, pulpen, kartu, sampai tidur sama bundanya ditulis disana 😀
Oh ya, Kakak Awal juga ikut menuliskan permintaannya seperti Kiku. Tetapi berbeda dengan Kiku, Kakak Awal akan mendapatkan permintaannya itu setiap selesai baca Al-Qur’an 1 juz.

Punch Board

Punch Board

Untuk menyesuaikan dengan gender anak (anaknya Lizsa sensei perempuan), saya memodifikasi ide Lizsa sensei dengan mengambil ide dari sini. Berhubung anak-anak saya jagoan (baca: laki-laki) semua, jadi “Goodie Bag”-nya bertransformasi menjadi “Punch Board” 😀

Cara membuatnya jauh lebih ribet daripada “Goodie Bag”. Tapi ada suami yang sigap membantu, jadi gak apa-apa, hehe.

Bahan yang diperlukan:

  • kertas karton
  • kertas layangan, kertas crepe, atau kertas apapun yang tipis supaya bisa mudah robek ketika ditinju anak.
  • cutter, gunting
  • lem, solasi
  • spidol atau apa pun untuk menulis
  • tali, pita, atau apa pun untuk menggantung
Wishlist Envelopes

Wishlist Envelopes

Selain “Punch Board”, akan ada 3 amplop untuk menampung permintaan anak-anak. Amplop pertama diberi warna biru, yang kedua kuning, yang ketiga hijau. Tentu saja warna dan jumlah amplop bebas ya, tergantung tingkat kerajinan yang membuat, hehe. Tapi selain yang butuh cutter, sebenarnya anak-anak juga bisa mengerjakannya.
Karena anak saya dua, jadi saya membuat 2 x 3 amplop. Nanti secara acak, permintaan-permintaan yang sudah mereka tulis akan dimasukkan ke dalam amplop berwarna tersebut.

Punch Board (backside)

Punch Board (backside)

Balik lagi ke “Punch Board”, di balik karton, ditempelkan kertas berwarna yang ditempelkan/dikaitkan ke tali/pita. Nanti kalau anak berhasil menyelesaikan misinya, maka mereka berhak untuk meninnju (punch) salah satu bentuk yang ada di “Punch Board”.

Decorate Punch Board

Decorate Punch Board

Setelah robek, di dalamnya mereka akan melihat warna apa yang menempel di tali/pita. Ambil salah satu permintaan mereka dari warna amplop yang sesuai 😉

Selanjutnya, tinggal menghias-hias saja sesuai selera masing-masing.

Punch Board (frontside)

Punch Board (frontside)

Kita lihat nanti anak-anak bisa tetap bersemangat atau tidak sepanjang Ramadhan. Tapi setidaknya sekarang, Kiku sudah mulai bertanya terus, “Bunda berapa hari lagi Ramadhan?”, “Bunda kapan Ramadhan?”, “Bunda kok lama banget Ramadhannya?”, dst, dst.

 

Sekali lagi, Ramadhan, ようこそ!

 

Wallahu a’lam bissawab; dan Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya.

Iklan

About sellymeliana

Ibu rumah tangga dengan satu suami, 2 anak laki-laki, dan 1 bayi perempuan ;)

3 comments on “Ramadhan, youkoso!

  1. Delyanet Karmoni
    16 Juni 2015

    Kreatif bangeeet mbak.. ^^

    Semoga umur kita sampai menghadapinya. aamiin.. makasih idenya yaa.. 🙂

    • sellymeliana
      17 Juni 2015

      Hihihi, itu pan hasil nyontek sana sini mbak.
      Terima kasih apresiasinya 🙂

      Aamiin.

  2. Ping-balik: Toilet Paper Roll Project: Pencil & Paper Wrap Case | shio to peppaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 15 Juni 2015 by in Handmade, Parenting, Yuk, berbagi! and tagged , .

Mesin Waktu

%d blogger menyukai ini: